Kamis, 16 Februari 2012

Kawanku dan Aku

oleh: Chairil Anwar


kepada L.K. Bohang

Kami jalan sama. Sudah larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan

Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan.

Darahku mengental-pekat. Aku tumpat-pedat.

Siapa berkata?

Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga.

Dia bertanya jam berapa!

Sudah larut sekali
Hingga hilang segala makna
Dan gerak tak punya arti

5 Juni 1943 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar